SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG

Kamis, 19 Desember 2013

Kepengurusan Baru MP UNSOED 2013/2014

Cetar Membahanar mungkin kata-kata itulah yang tepat untuk musang MP Kolat UNSOED kali ini. Tepat dihari sabtu di Balai Benih Ikan Tambak Sogra banyak hal terjadi ketika acara dimulai. Terlebihnya lagi, pada saat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ). Banyak lontaran-lontaran pertanyaan yang mengeritik dengan sedikit penekanan tentunya, Terlebihnya lagi pertanyaan-pertanyaan yang harusnya sudah selesai dengan sekali jawab, namun pertanyaan tersebut selalu diulang dengan konteks yang sama tanpa tahu permasalahan yang sebenarnya.
Begitulah yang terjadi di BBI Tambak Sogra. MP UNSOED kita tercinta. Serangkaian open recruitmen dilaksanakan sesaat setelah terpilihnya Ketua MP Kolat UNSOED kita, AnjarSuryo Utomo yang pada kepengurusan sebelumnya, menjabat sebagai Divisi Kerumah Tanggaan. Terpilihnya saudara Anjar Suryo Utomo sebagai pemimpin. Semoga bisa membawa MP UNSOED menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Mengantar pergantian kepengurusan dengan diterimanya Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan lama yang diketuai oleh Lia Mayasari Fumi.
Penetapan pengurus yang merupakan hasil dari seleksi Open Recruitment pengurus menghasilkan susunan keorganisasian baru. Pada tanggal 22 Desember 2013 dilaksanakan rapat Internal yang membahas AD/ART dan Program Kerja masing-masing Pengurus di Sekre MP, Pusat Kegiatan Mahasiswa UNSOED. Rapat kali ini yang merupakan pengurus baru, pengurus lama yang sebagian menjabat sebagai penasihat, serta asisten Pelatih.
Nah itulah sedikit cerita yang ingin disampaikan. Semoga Kepengurusan kali ini dengan Kawan-kawan Baru, Muka Baru, dan Awal Tahun Yang Baru. Semoga Semakin Jaya Dengan Gairah Semangat Yang Baru dalam kepengurusan MP UNSOED tahun ini.

Minggu, 24 November 2013

UKT PERIODE 2013 CABANG BANYUMAS

Apa sih itu ujian ????. Ujian adalah sesuatu materi yang telah diberikan kepada kita, dengan tujuan untuk mengetahui seberapa paham kita terhadap hal yang diujikan. Begitu pula dengan latihan dalam Merpati Putih. Untuk mengetahui seberapa kemampuan dan hasil latihan kita, maka diadakanlah sebuah ujian yang disebut dengan “Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)”. UKT juga bertujuan untuk mengetahui apakah kita cukup layak naik ke tingkatan selanjutnya. Tentu hal ini bukanlah perkara yang mudah. Butuh latihan sungguh-sungguh dan menjalani dengan senang hati agar kita mendapatkan hasil terbaik.
UKT cabang Banyumas yang dilaksanakan di teluk padepokan pada tanggal 23-24 November 2013 yang dilaksanakan selama 2 hari. Selama 2 hari kami diuji, tanpa bergantung kepada orang lain. Harus percaya diri dan yakin akan kemampuan pada diri sendiri. Yang menjadi modal utama kami. Semangat,dan tekat yang membara, yang membuat kami selalu senang dalam menjalani “Ujian Kenaikan Tingkat (UKT)”.
Hampir sekitar 700+ Peserta tahun ini yang mengikuti UKT. Lalu, apa saja ujian yang nantinya akan diberikan ???? Pastinya lari, dengan jarak 10+ km. Dan keesokan harinya, yaitu Tata Gerak, Gerak Langkah, 30 Serangan Tangan, 28 Tangkisan Tangan, Tangkap Kunci, Rangkaian Gerak Praktis (RGP), Rangkaian Gerak Terikat (RGT),dan lain-lainnya. Dan itu pun sesuai dengan tingkatan masing-masing.
Setelah semua ujian selesai, Semua anak MP tampak merasa senang, karena UKT tahun ini, berjalan dengan lancar.
Nah itulah sedikit cerita UKT yang ada di Banyumas, semoga bisa memberikan gambaran dan manfaat untuk kita semua.

Senin, 10 Juni 2013

Ilmu Beladiri Praktis Untuk Anda

Apakah  ilmu beladiri? Secara luas ilmu beladiri memi­liki pengert­ian seba­gai metode apapun yang dipakai oleh manu­sia untuk mem­bela dirinya. Hal ini men­cakup bersen­jata ataupun meng­gu­nakan anggota tubuh saja. Ten­dan­gan, kun­cian, puku­lan, sabetan, tangk­isan dan yang lain­nya adalah metode umum yang digu­nakan dalam ilmu beladiri.   Asal mula ilmu beladiri sulit untuk ditelusuri. Yang pasti ilmu beladiri ter­lahir [...]
Apakah ilmu beladiri? Secara luas ilmu beladiri memi­liki pengert­ian seba­gai metode apapun yang dipakai oleh manu­sia untuk mem­bela dirinya. Hal ini men­cakup bersen­jata ataupun meng­gu­nakan anggota tubuh saja. Ten­dan­gan, kun­cian, puku­lan, sabetan, tangk­isan dan yang lain­nya adalah metode umum yang digu­nakan dalam ilmu beladiri.
 Asal mula ilmu beladiri sulit untuk ditelusuri. Yang pasti ilmu beladiri ter­lahir saat manu­sia itu ada. Ilmu beladiri pun memi­liki banyak cabang-cabangnya den­gan pen­spe­si­fikan suatu metode saja. Mis­al­nya taek­wondo yang mem­fokuskan pada ten­dan­gan (walau tetap mem­pela­jari puku­lan dan banti­ngan), ada tinju yang mem­fokuskan pada puku­lan, ada kendo yang mem­fokuskan pada peng­gu­naan pedang. Yah walaupun berbeda-beda ali­ran­nya, ilmu beladiri teta­plah memi­liki fal­safah seba­gai metode untuk manu­sia mem­bela dirinya.
 Artikel ini tidak­lah dibuat untuk men­je­laskan ilmu beladiri yang beragam itu. Artikel ini dibuat untuk mem­be­berkan fakta men­ge­nai bagaimana meng­gu­nakan ilmu beladiri ringkas dan prak­tis yang bisa digu­nakan oleh semua orang (bahkan ibu-ibu ataupun anak-anak) sekalipun. Satu catatan penulis, mohon tidak digu­nakan untuk coba-coba karena bisa fatal aki­bat­nya, gunakan hanya dalam keadaan ter­de­sak saja. Apalagi mengin­gat tingkat keja­hatan yang semakin meningkat saat ini.
 Beber­apa tips ilmu beladiri yang bisa digu­nakan oleh anda semua dalam situ­asi anda dihadang satu orang saja :
1.     Jan­gan ragu untuk colok matanya. Ter­den­gar remeh yah? Tapi saat ter­de­sak sebe­narnya cara ini ampuh sekali digu­nakan. Saat peny­erang anda tidak bisa meli­hat anda bisa melakukan beragam hal bukan? Bisa mengam­bil kayu untuk memukul­nya, bert­e­riak memang­gil bala ban­tuan, atau malah lari ketem­pat yang lebih aman.
2.    Jan­gan segan untuk menen­dang atau mere­mas kemaluan peny­erang. Teknik ter­larang ini san­gat mujarab digu­nakan bahkan saat anda disandera dan ada pisau ditem­pelkan dile­her anda. Lakukan sekuat-kuatnya sehingga peny­erang anda benar-benar tak berku­tik dan lumpuh ditempat.
3.    Selain han­ta­man (baik puku­lan maupun ten­dan­gan) kearah ulu hati. Ada satu hal lain yang bisa digu­nakan, han­tam­lah jakun peny­erang anda kalau benar-benar ter­de­sak. Han­ta­man den­gan tekanan yang cukup kuat (hanya beber­apa pon saja) bahkan mampu meng­han­curkan jakun dan mem­bunuh. Tidak direkomen­dasi untuk para pria (karena keku­atan­nya mampu meng­han­curkan jakun lawan­nya), tapi kalau digu­nakan oleh para wanita hal ini bisa melumpuhkan penyerangnya.
4.    Bisa juga den­gan meng­han­tam bagian diantara kemaluan dan lubang pusar. Titik ini apa­bila dihan­tam oleh puku­lan atau tela­pak tan­gan bisa melumpuhkan peny­erang anda selama beber­apa puluh menit (karena melumpuhkan kese­im­ban­gan kaki sehingga peny­erang anda lang­sung lumpuh terjatuh).
5.    Kalau ram­but anda dijam­bak atau leher anda ditem­peli pisau jan­gan­lahberg­erak men­jauh dari peny­erang anda. Ram­but anda bisa saja ter­cer­abut semua atau leher anda terkena pisaunya. Lakukan seran­gan poin 2 saja untuk mem­be­baskan diri anda.
 Sebe­sar apapun peny­erang anda akan lumpuh bila meng­gu­nakan teknik diatas. Bahkan untuk orang awam yang tak per­nah sekalipun “men­ci­cipi” ilmu beladiri yang sesung­guh­nya (satu pinta saya, saat men­er­ap­kan teknik diatas, lakukan­lah sekuat tenaga. Bukankah nyawa anda sedang ter­an­cam?). Ingat fal­safah “mence­gah lebih baik dari­pada men­go­b­ati”, maka begitu juga den­gan bela­jar ilmu beladiri. Selain menam­bah kese­hatan, anda juga bisa mence­gah hal-hal yang tidak diinginkan apa­bila dis­erang oleh orang tak dikenal.
 Oh ya, apa­bila anda dis­erang oleh segerom­bolan orang, jan­gan sungkan untuk LARI! Tapi jauhi­lah tempat-tempat ter­tutup yang bisa menutup kemu­ngk­i­nan datangnya bala ban­tuan, lar­i­lah ketem­pat yang lebih ramai sehingga anda bisa menyeli­nap untuk bersem­bunyi dari kejaran orang-orang. Semoga artikel singkat ini mem­bantu anda semua, terutama bagi para kaum ibu atau wanita yang ser­ing ter­paksa pergi sendiri kemana-mana.


Pencak Silat dalam Era Kolaborasi dan Komunitas

Mungkin terasa jang­gal makna dari kolab­o­rasi dalam dunia pen­cak silat di era mod­ern saat ini, banyak pula kri­tikan bahkan kecuri­gaan yang berlebih menang­gapi pen­cak silat dalam kolab­o­rasinya dalam sebuah komunitas. Batasan atau skat-skat yang selama ini men­jadi pen­jara infor­masi menyebabkan banyak ketert­ing­galan dalam dunia pen­cak silat, peng­galian infor­masi sudah sejak lama dilakukan den­gan dan oleh beragam [...]
Batasan-batasan infor­masi pun semakin diper­luas oleh ger­akan komu­ni­tas dalam pen­cak silat yang menye­babkan pesi­lat melakukan ker­jasama yang apik, unik dalam meng­gali dan bertukar infor­masi ten­tang pen­cak silat dalam kaidah kolaborasi.
Seba­gai con­toh wikipedia adalah salah satu media web yang meng­gu­nakan keku­atan kolab­o­rasi ini, setiap orang dari di bela­han dunia man­a­pun sal­ing berbagi dan mem­beri infor­masi ten­tang apa yang mereka ketahui dan men­jadikan wikipedia seba­gai salah satu ensik­lo­pe­dia ter­luas dan ter­lengkap saat ini.
Hal ini diban­gun oleh komu­ni­tas “open mind” yang menyadari bahwa infor­masi san­gat­lah pent­ing bagi kehidu­pan manu­sia baik sejarah dan perkem­ban­gan­nya, lalu bagaimana den­gan pen­cak silat?.
Kolab­o­rasi bisa ter­jadi bila masing-masing indi­vidu dalam hal ini pesi­lat yang telah menyadari bahwa infor­masi men­ge­nai pen­cak silat adalah milik umum, apalagi kebe­naran infor­masi akan men­jadi tolak ukur karena sal­ing melengkapi satu den­gan yang lainnya.
Seba­gai con­toh sebuah ali­ran yang sulit di telusuri karena ada per­gu­ruan silat yang mer­a­hasi­akan sejarah ali­ran ter­tentu, lalu bagaimana infor­masi ten­tang kebe­naran bisa di ungkap­kan?, salah sat­unya karena sesung­gunya infor­masi adalah milik umum dan apapun yang dira­hasi­akan atau di tutupi akan tetap kem­bali men­jadi milik umum atau public.

Dalam fenom­ena berko­mu­ni­tas dibu­tuhkan hal-hal berikut antara lain:
1. Opennes – keter­bukaan
2. Shar­ing – berbagi
3. Action global – bertin­dak global
4. Peer­ing – ker­jasamaEm­pat syarat ini­lah yang akan menen­tukan berkem­bangnya komu­ni­tas dalam meng­gali pen­cak silat dalam berba­gai aspek dan sejarah­nya.

Rabu, 22 Mei 2013

UNSOED Menjadi Juara Umum Pada Ajang Pomda Rayon III

Pomda atau biasa dikenal Pekan olahraga mahasiswa daerah rayon III. Kali ini tepat pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 18-19 Mei 2013 yang dilaksanakan di UMP (Universita Muhammadiyah Purwokerto) merupakan ajang bagi para mahasiswa untuk meyalurkan bakat dan sekaligus memperkaya pengalaman dalam bertanding. Pelaksanaan POMDA yang dilaksanakan di UMP diikuti berbagai universitas lainnya diantaranya Purwokerto, Purworejo, Cilacap, Magelang, dan lain-lainya.


Pada kesempatan kali ini UNSOED berhasil menjadi juara umum pada ajang POMDA yang dilaksanakan di UMP dan berhasil meraih 5 emas, dan 3 perak. Yang pada tahun sebelumya belum berhasil menjadi juara umum. Ini merupakan langkah awal bagi kami perguruan pencak silat yang ada di UNSOED. Untuk bisa Mengiprahkan, serta Mengharumkan Almamater UNSOED. Dan kami berharap bisa mempertahankan gelar juara umum dan kembali mengukir prestasi di Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah ditahun selanjutnya. Adapun kejuaraan yang diperoleh meliputi :


KATEGORI TANDING

Putra Ahmad Wildan
Juara 1
Kelas A Putra
Putri Tyan Pangestuningtyas
Juara 1
Kelas C Putri
Dyla Essy Rachmi
Juara 1
Kelas D Putri
Putra Unggul Setyoko
Juara 1
Kelas E Putra
Putra Tegar Ananda Ekhi
Juara 1
Kelas H Putra


Putri Elis Kurniatun          
Juara 2
Kelas A Putri
Putri Dinka Rahmawati
Juara 2
Kelas B Putri
Putra Hafid Mukti
Juara 2
Kelas C Putra

Selasa, 14 Mei 2013

Merpati Putih Kolat UNSOED Gelar Perayaan HUT Merpati Putih Cabang Banyumas Ke-35


Senin, 08/04/13 Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih Kelompok Latihan Universitas Jenderal Soedirman atau yang biasa dikenal dengan sebutan PPS Betako MP Kolat UNSOED merupakan salah satu organisasi atau UKM yang ada di Universitas Jenderal Soedirman. PPS Betako MP Kolat UNSOED berdiri pada tahun 1980’an. Bertempat di Padepokan Teluk Purwokerto, Minggu (8/4) berlangsung Reuni Akbar PPS Betako Merpati Putih Cabang Banyumas Angkatan 1978-2011. Kegiatan dalam rangka Peringatan HUT Merputi Putih Cabang Banyumas ke-35 ini bekerjasama dengan PPS Betako Merpati Putih Cabang Banyumas yang mendapatkan dukungan dari UNSOED.

Lia Mayasari selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Merpati Putih se-Cabang Banyumas yang terdiri dari 23 Kolat, pelatih dan senior Merpati Putih. Selain Reuni Akbar, Merpati Putih Kolat UNSOED sebelumnya juga melaksanakan program kerja yaitu donor darah, Minggu (31/3).

Dalam kegiatan ini ditampilkan berbagai atraksi antara lain: Pemukulan Benda Keras, Tata Gerak Praktis dan Terikat, Gerak Beregu dan Getaran. Setiap harinya, Merpati Putih kolat UNSOED membuka pendaftaran untuk bergabung. Porsi latihan yang disediakan adalah 2X dalam seminggu yakni pada Minggu sore pukul 15.30 WIB untuk Teknik Gerakan dan Rabu pukul 19.00 WIB untuk Teknik Pernapasan. Hingga saat ini keanggotaan aktif Merpati Putih kolat UNSOED lebih dari 40 anggota yang terdiri dari mahasiswa dan non-mahasiswa.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA, SEMOGA HARI-HARIMU MENYENANGKAN